Spabrik produksi asam sulfat
1. Pengenalan asam sulfat
Asam sulfat adalah asam mineral yang tersusun dari unsur belerang, oksigen, dan hidrogen, dengan rumus molekul H2JADI4. Ini adalah cairan tidak berwarna, tidak berbau, dan kental yang dapat bercampur dengan air. Asam sulfat adalah senyawa anorganik penting yang dicirikan oleh keasaman yang kuat dan sifat pengoksidasi, yang dapat diterapkan secara luas di berbagai industri.
Aplikasi utama asam sulfat meliputi manufaktur kimia, pengolahan logam, industri baterai, pestisida, bahan pengering, metalurgi dan minyak bumi, pertanian dan pupuk.
2.Deskripsi proses pabrik produksi asam sulfat
Biasanya, belerang, H2S dan FeS2digunakan sebagai bahan baku produksi asam sulfat. Metode konvensional meliputi proses kontrak (DCDA) dan proses asam sulfat basah (WSA), yang pertama adalah metode utama.
Pada langkah pertama, belerang dibakar untuk menghasilkan belerang dioksida.
S(s) + O2→ JADI2(−297 kJ/mol)
Sulfur dioksida dioksidasi menjadi sulfur trioksida oleh oksigen dengan adanya katalis. Reaksi ini bersifat reversibel dan pembentukan sulfur trioksida bersifat eksotermik.
2 JADI2 + O2⇌ 2 JADI3(−198 kJ/mol)
Sulfur trioksida diserap menjadi 97–98% H2JADI4membentuk oleum (H2S2O7), juga dikenal sebagai asam sulfat berasap. Oleum kemudian diencerkan dengan air untuk membentuk asam sulfat pekat.
H2JADI4+ JADI3 → H2S2O7
H2S2O7 + H2O → 2 H2JADI4
Melarutkan SO secara langsung3dalam air, disebut "proses asam sulfat basah", karena reaksinya sangat eksotermik, menghasilkan aerosol asam sulfat panas yang memerlukan kondensasi dan pemisahan.
3. Apa yang dapat kita lakukan dalam apabrik produksi asam sulfatproyek
- Studi Kelayakan
- Desain Rekayasa Ujung Depan (FEED)
- Konsultasi Teknik
- Desain & Rekayasa pabrik produksi asam sulfat
- Proses Lisensi Pengetahuan & Teknologi
- EPC/Penjaga penjara
- Pasokan set lengkap mesin/peralatan pabrik produksi asam sulfat
- Konstruksi Rekayasa
- Manajemen Konstruksi
- Layanan Komisioning
- Layanan Pengoperasian & Pemeliharaan


